Kapolda Kalsel Buka Pelatihan Diskresi Diikuti 110 Anggota di SPN Polda Kalsel Banjarbaru

Kapolda Kalsel Buka Pelatihan Diskresi Diikuti 110 Anggota di SPN Polda Kalsel Banjarbaru

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana membuka kegiatan pelatihan diskresi yang diikuti sebanyak 110 orang terdiri dari Kapolsek 35 orang, Kasat 32 orang, Kanit pada Satker Polda Kalsel 6 orang, dan 37 Kanit se jajaran Polda Kalsel.

Kegiatan yang dilangsungkan di SPN Polda Kalsel Kota Banjarbaru mulai tanggal 29 Mei hingga 3 Juni 2017. Dimana tenaga pendidik dan kependidikan terdiri dari organik yakni, tenaga pendidik dari SPN Polda Kalsel dan non organik pengembang fungsi tugas kepolisian Polda Kalsel.

Dimana metode pelatihan yakni, melakukan tanya jawab, diskusi, ceramah, pemecahan masalah dan simulasi. Pelatihan diskresi oleh seorang petugas Polisi merupakan sebuah pilihan yang diatur dalam perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dalam menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat ataupun sebagai penegak hukum dan penjaga kamtibmas, seorang Polisi senantiasa dituntut untuk dapat bertindak secara cepat dan tepat serta demi kepentingan masyarakat luas.

Pelaksanaan diskresi Kepolisian sendiri harus dilakukan melalui pengawasan yang ketat baik dari eksternal maupun dari internal kepolisian itu sendiri. Hal ini dibutuhkan untuk menjaga profesionalisme serta kemandirian Polri terutama ditengah situasi dinamika kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.

Diskresi dalam bahasa Inggris diartikan sebagai suatu kebijaksanaan,keleluasaan (Shadily, 2002: 185).
Menurut kamus hukum yang disusun oleh J.C.T Simorangkir diskresi diartikan sebagai kebebasan mengambil keputusan dalam setiap situasi yang dihadapi menurut pendapatnya sendiri (Simorangkir, 2002: 38).

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply